Apa Yang Dimaksud Dengan Asas Kebebasan Berkontrak ?

Dalam suatu perjanjian, dikenal adanya asas kebebasan berkontrak dan
menganut system terbuka. Maksud asas tersebut adalah bahwa setiap orang pada
dasarnya boleh membuat perjanjian mengenai apa saja, sepanjang tidak
bertentangan dengan undang-undang, kesusilaan dan ketertiban umum.

Peraturan perundang-undangan mengenai hukum perjanjian pada umumnya juga bersifat
menambah atau pelengkap yang artinya pihak-pihak dalam membuat perjanjian,
bebas untuk menyimpang dari pada ketentuan-ketentuan tersebut, tentunya
sepanjang tidak bertentangan dengan undang-undang, kesusilaan dan ketentuan
umum.

Para pihak diperbolehkan membuat ketentuan-ketentuan sendiri yang
menyimpang dari ketentuan hukum perjanjian. Kalau tidak mengatur sendiri
mengenai sesuatu hal, berarti mengenai hal tersebut para pihak akan tunduk
kepada ketentuan undang-undang. Biasanya dalam suatu perjanjian tidak
mengatur secara terperinci semua yang bersangkutan dengan perjanjian hanya
menyetujui hal-hal yang pokok saja, yang lainnya tunduk pada undang-undang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: